Ada yang menarik dari masalah perpolitikan Indonesia beberapa bulan terakhir sampai saat ini. yaitu tentang masalah yang sedang melanda PKB. Aku tidak pernah mengerti apa maksud dari keadaan ini, walau hampir setiap hari aku membaca koran dan selalu membaca kolom yan cukup sering dimuat ini (masalah PKB).
Kenapa ya? koq bisa semua ini mencuat dan tak habis-habisnya. Apakah ini salah sati siasat untuk lebih mempopulerkan PKB atau apa? Bisa jadi seperti itu, tetapi rasanya tidak. Soalnya dengan kejaidian ini maka otomatis kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas dan kesungguhan PKB dalam mengaspirasi suara rakyat akan luntur.
Bahkan mungkin masyarakat sudah merasa dipermainkan. Bukannya mengurusi keadaa rakyat. Tuh seperti partai keadilan sejahtera, dalam hampir kegiatan sosial kemasyarakatan selalu ambil alih. Dan ini tentu akan memberikan kesan yang lebih baik di hati para masyarakat Indonesia.
Kalaupun masalahnya tentang pencalonan Cak Imim ini benar, kenapa harus diperdebatkan. Toh siapapun yang memimpin bangsa ini nantinya tetap saja akan memberikan kebaikan bagi hati rakyat jika ia memang benar-benar dapat menjalankan tugasnya dengan benar dan penuh tanggung jawab.
Kita sebagai kalangan rakyat jelata lebih baik ambil pelajaran dan lihat betapa bodohnya orang-orang pintar yang berebut kursi. Padahal, kalau kita ingin duduk ya duduk saja tanpa harus merusak nama baik, apalagi harus merusak silaturahim -masih satu kelarga lagi.
So, Kita jaga diri kita jangan sampai terjerembab kedalam ketidakjelasan. Mari kita buat partai yang tidak akan ada konflik di dalamnya yaitu partai “pertandingan makan bakso” sepuasnya.