Persib, Awal yang Indah…!?

19 07 2008

Kemenangan 5-2 atas Persela memberi harapan kepada kita selaku pencinta “Blues Angle”, Persib kita tercinta. Tak pelak sudah banyak yang memrediksi bahwa Persib akan menjadi kampiun pada ISL pertama ini. Ya, tentu kita mah hanya bisa berharap semoga saja terwujud.

Namun ada satu PR yang perlu diperhatikan dari keadaan ini, yaitu Lanjutkan!





Antara Persija dan Persib

14 07 2008

Bandung – Jakarta atau Jakarta – Bandung itu sama saja. Kiita sering mudik ke Bandung (kalau orang Bandung) dan kita bekerja di Jakarta. Adalah sebuah fenomena yang sudah mendarah daging bagi kita. Itulah Bandung Jakarta. Lewat puncak, lewat jonggol, ataupun lewat tol Cipularang. Sama saja.

Persija dan Persib, ada yang bilang saudara tapi ada juga yang bilang musuh bebuyutan. Apapun istilahnya, yang jelas pertemuan mereka adalah pertemuan klasik yang sangat ditunggu. Karena setiap bertemu mereka selalu memberikan warna dan suhu tersendiri saat pertandingan. Meski terkadang ada ribut-ributnya.

Mendua

Aku yang sekarang tinggal di Jakarta dan sudah resmi jadi orang Jakarta, menjadi dilema. Milih Persib atau Persija. So, pada akhirnya aku menyerahkan saja pada hakim yang paling adil yaitu bola yang masuk gawang. Dengan demikian aku tak perlu dilema lagi. Kalau bola lebih banyak yang masuk ke Persib berarti kalah, begitupun sebaliknya.

Tapi kalau mereka lawan tim lain, tentu aku akan milih salah satu dari keduanya. Walaupun belum pernah menonton secara langsung.

Sekarang, aku hanya bisa berharap terutama dari persib karena mereka memang memiliki komunitas yang benar-benar booming di media Bandung ketimbang Persija agar bisa mengharumkan nama bangsa. Dan para suporternya makin santun dan penuh fanatisme empatik.





Harapanku

25 06 2008

Aku harap semuanya berjalan lancar dan hatiku dapat selalu menerima kenyataan yang aku alami,sehingga aku tidak menjadi manusia yang neko-neko.

Memang, hidup ini dipenuhi dengan berbagai harapan, keinginan, dan cita-cita. Terkadang, karena semua itu kita semangat, tetapi tidak jarang kita malah  down karena jenuhnya kita menunggu apa yang kita harapkan dan tak kunjung datang.

Lalu kita pun berusaha sekuat tenaga agar harapan kita bisa tercapai, atau setidaknya mendekatinya. Terkadang dalam proses memperoleh dan berikhtiar kita akan menghadi sesuatu yang menghilang nilai-nilai yang sebenarnya lebih berharga dari pada cita-cita tersebut.

Maka, mulai sekarang dan seterusnya kita harus hati-hati dan penuh perhitungan agar tidak ada sesal di kemudian hari.





Maaf !

24 02 2008
Halaman ini telah ada sejak beberapa bulan lalu, tetapi aku belum sempat mengelolanya. Aku minta maaf seandainya ada ikhwah yang mengunjungi blog ini dan ternyata belum ada sesuatu yang bisa bermanfaat